Menu Tutup

Efek samping proses Detoksifikasi, Healing Crisis

Healing Crisis, Reaksi tubuh yang timbul saat proses detoksifikasi

Ahli diet dari Northwestern Memorial Hospital Wellness Institute dan pembicara American Dietetic Association Dawn Jackson-Blatner menjelaskan, terdapat beberapa efek dari detoks yang harus diperhatikan. Saat proses detoks, ketika toksin melewati pembuluh darah, maka tubuh akan memberi reaksi sehingga bisa timbul reaksi-reaksi, antara lain:

Gejala sakit kepala, mual, kembung, sembelit, pilek, flu, demam ringan, napas bau, gangguan kulit/gatal-gatal, gangguan emosi, serta kedinginan.Kadang disertai perubahan warna air seni. Warna urine lebih keruh dan berbau tajam. Hal ini biasa disebut dengan healing crisis, reaksi tubuh yang muncul saat proses penyembuhan atau detoksifikasi.

usus penuh racun

Ciri-ciri Tubuh Sedang Mengalami Detoksifikasi

Healing crisis juga merupakan sebuah pertanda tubuh sedang detoksifikasi. Bagi mereka yang sering mengkonsumsi obat-obatan farmasi, bau obat akan ikut keluar bersama urine dan kotoran (feses). Sering buang angin dengan bau sangat menusuk. Muncul keinginan kuat pada makanan, padahal setelah hari ke-3 sebenarnya tubuh sudah tidak merasakan lapar lagi. Keluar banyak feses atau kotoran disertai lendir (mukus) yang berwarna cukup pekat saat proses detoksifikasi.

Pada saat program detoks yang lebih panjang, tubuh akan mengeluarkan kotoran dari lapisan sel yang paling dalam. Bentuk kotoran yang keluar biasanya lebih pekat dan berwarna mulai dari kehijauan hingga kehitaman seperti ter/aspal cair. Program detoks baru dapat dikatakan sempurna jika bentuk kotoran yang keluar sudah normal dan tidak ada lagi kotoran yang bentuknya seperti tersebut. Reaksi ini sangat individual sifatnya. Pada orang tertentu, reaksi ini mungkin tidak muncul atau sudah terjadi pada hari pertama, ungkap Jackson-Blatner. Tetapi pada umumnya reaksi di atas baru muncul pada hari ketiga saat tubuh mulai mengambil energi dari lemak. Dimana pada hari pertama detoksifikasi mengambil glukosa dari otot sedangkan hari kedua dari lever. Untuk bisa sampai ke otak, lemak harus mengalami tahap perubahan hingga membutuhkan waktu lebih lama.

Kalau reaksi healing crisis ini muncul, tidak perlu panik, detoks bisa tetap dilanjutkkan. Kurangi saja aktivitas yang menguras energi, hindari juga berpanas-panas di bawah matahari, perbanyak minum air putih atau jus, atau segera tidur. Apabila healing crisis sebagai gejala detoksifikasi tubuh betul-betul tidak tertahankan, ada baiknya Anda konsultasi ke dokter.

Ahli gizi dari Rumah Sakit Jakarta, dr. Inayah Budiasti MS SpGK menyarankan agar pelaksanaan detoks sebaiknya secara perlahan untuk memberi tubuh kesempatan beradaptasi. Layaknya orang yang perlu adaptasi ketika menghadapi pola makan, demikian juga yang dilakukan tubuh. “Saat tubuh mengalami pengurangan asupan makanan, maka yang pertama dibuang ialah cairan. Jadi, bukan lemak yang dibuang dari tubuh. Padahal, sebanyak 80 persen tubuh terdiri atas air, ungkapnya. Karena itu, Detoks perlu dilakukan secara bertahap. Beri waktu pada tubuh beradaptasi minimal sekitar dua pekan untuk mendapatkan hasil terbaik,” tandasnya.

Healing Crisis Melilea

Begitu pula ketika kita pertama kali mengonsumsi produk Melilea GFO atau Greenfield Organic yang biasa digunakan untuk membantu proses detoksifikasi. Efek samping Melilea Greenfield Organic atau GFO bisa terasa di tubuh kita. Untuk memahami lebih lanjut tentang Melilea silahkan baca apa itu Melilea.

CATATAN PENTING

Jangan terburu-buru saat mengkonsumsi minuman/makanan. Meskipun bentuknya cair, air dan jus buah tetap harus diteguk pelan-pelan dan sedikit-sedikit saja. Jadi, tidak ditenggak cepat-cepat, apalagi sekaligus, biarkan terrcampur dengan enzim yang ada di mulut. Minum atau makan  dengan terburu-buru dapat menyebabkan beberapa proses yang seharusnya dilakukan tubuh terhadap makanan terlewati. Makanan yang tidak terproses dengan baik akan mengalami pembusukan sebelum waktunya. Padahal pembusukan makanan hanya boleh terjadi saat di usus besar menjelang anus. Pembusukan dini biasanya sudah terjadi di usus duabelas jari.

TIPS

Sebaiknya tidak mengkonsumsi obat dan suplemen apa pun selama menjalani detox organic. Bagaimanapun juga obat dan suplemen memiliki elemen yang bersifat racun. Sebaiknya tetap berolahraga teratur. Cukup olahraga ringan saja seperti jalan kaki, lompat tali atau lompat-lompat kecil di atas trampolin, taichi, yoga, atau chikung. Olahraga berguna melancarkan sirkulasi darah dan getah bening dan secara tidak langsung juga melancarkan proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. Perbanyak minum air putih untuk membantu proses detoksifikasi mengeluarkan racun lewat urin. Boleh melakukan perawatan tubuh seperti pijat, aromaterapi dan luluran (body scrub atau penggelontoran kotoran dari permukaan kulit).

Kami berharap artikel Efek samping proses Detoksifikasi, Healing Crisis bisa menjawab pertanyaan apa itu healing crisis. Sehingga kekhawatiran tentang efek samping proses detox dapat hilang dalam benak anda.

Posted in Detoksifikasi

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Via WA